Selamat malam teman-teman, sekarang saya akan melanjutkan pembahasan tiplulus LPDP chapter 2, yakninya seleksi berbasis komputer.
setelah teman-teman mengunggah semua berkas yang diminta pada saat seleksi administrasi, saya harap semua berkas sebelum di submit, harus benar-benar di-cek kembali agar tidak ada data yang kurang atau tertinggal. Jika semua sudah selesai, silahkan datanya di submit dan selamat berdo'a dan tawakkal yaa menjelang pengumuman, hehehe. (karena itu yang saya lakukan wkwk).
Menurut analisa saya, siapapun akan bisa lulus di tahapan administrasi asalkan teman-teman yakin berkas yang diunggah semuanya telah memenuhi persyaratan. Untuk bisa lulus tahapan administrasi mungkin tingkat kesulitannya tidak terlalu tinggi ya. Tapi, ada beberapa yang juga gagal pada tahap ini karena kesalahan teknis saja sebenarnya. Jadi mesti teliti yaa.
Jika sudah berhasil melewati tahapan adiministrasi, siap-siap teman-teman akan menghadapi tes yang menurut saya agak horor (atau apa jangan-jangan saya kurang persiapan hehehe). Pada tahun 2018, tes ini dinamakan seleksi berbasis komputer. tes SBK sendiri dilaksanakan di kantor BKN dan menggunakan sistem CAT. jadi, hasil tes akan bisa dilihat hasilnya setelah anda menyelesaikan semua soal.
Pada tes ini, teman-teman akan dihadapkan dengan 3 jenis tes dan dikerjakan secara berkala dalam waktu kurang lebih 1,5 jam. 90 menit pertama untuk soal TPA, dilanjutkan dengan Soft Kompetensi (Psikologi/Kepribadian), dan Essay On the Spot Writing.
1. Untuk Tes Potensi Akademik, teman-teman silahkan pelajari soal-soal tes TPA BAPENNAS atau TPA Pascasarjana. Saya kebetulan belajar dari soal-soal tersebut dan alhamdulillah lulus. Untuk metode latihan, saya sarankan langsung memakai timer karena untuk menuntaskan tes ini, teman-teman tidak dituntut untuk menghafal 1001 macam rumus, namun bagaimana melakukan efisiensi waktu.
sedikit tips dari saya; jika ada soal yang belum bisa dijawab, silahkan di-skip dahulu, jika masih ada waktu bisa dikerjakan kembali, jangan terpaku pada satu soal yang sulit dan membuat teman-teman kehabisan waktu. Dan, jika teman-teman sudah mulai angkat tangan dengan soal-soal tersebut, cukup isi asal secara berpola agar masih ada peluang jawaban asal teman-teman yang benar. contohnya: mengisi jawaban yang kosong dengan jawaban B secara keseluruhan.
ketika teman-teman sudah selesai mengerjakan soal TPA, saat waktu habis atau teman-teman ingin mengakhiri ujian, beberapa saat kemudian teman-teman akan langsung bisa melihat skor yang teman-teman dapatkan. selamat deg-degan wkwkwk. tes TPA adalah tes ter-menegangkan bagi saya, untuk itu dimohon teman-teman untuk mulai berlatih sejak dini untuk terbiasa dengan soal tersebut.
2. Tanpa adanya waktu istirahat, soal langsung berganti ke Soft Kompetensi. Untuk tes ini, saya rasa kita tidak perlu belajar, karena yang akan dikerjakan berkaitan dengan apa yang kita lakukan dalam berkegiatan sehari-hari dan menyangkut kepada kepribadian kita sendiri. Saran saya, pilihlah jawaban yang terbaik dari setiap opsi yang diberikan. Jawaban tersebut juga hendaknya disesuaikan dengan nilai-nilai yang dicari LPDP yakni diantaranya Sinergi, Profesionalisme, Integritas, dan
Kesempurnaan. Nanti Silahkan di cek ya teman-teman di beasiswalpdp.kemenkeu.go.id .
3. Terakhir adalah Essay on the spot writing, adalah menulis essay dengan topik yang ditentukan oleh LPDP. ini juga cukup bikin saya spot jantung karena alih-alih mengerjakan, nantinya malah dapat topik yang tidak saya kuasai. saat itu saya dapat topik mengenai wacana prioritas putra daerah, dan alhamdulillah saya mampu mengerjakannya dengan baik semampu saya, hehehe. waktu yang diberikan hanya 30 menit.
Untuk tes ini, teman-teman harus membiasakan diri menulis, mengemukakan pendapat secara sistematis dan tertulis, dan yang terpenting adalah melek dengan isu sosial. mulailah untuk sering membaca jurnal. menonton berita, dan mengikuti isu terkini.
sedikit tips menulis essay dari saya :
1. agar essay sistematis dan tidak bertele-tele, teman-teman cukup membagi tulisan kalian dalam 3 bagian, yakni alinea pembuka, isi, dan penutup. Untuk Pembuka, silahkan jelaskan Topik yang didapat secara gamblang dan perhatikan juga EYD. jelaskan langsung pada paragarf ini bentuk persetujuan atau tidak setujunya kamu dengan topik tersebut. Sehingga nantinya akan didapat ide pokok paragraf pertama dengan jawaban dari topik yang akan diangkat. kelola waktu untuk paragraf pertama ini menjadi 10 menit saja untuk penyelesaiannya.
2. tuangkan segala pikiran anda kedalam bagian ini. boleh jadi tidak hanya memuat 1 paragraf, bahkan bisa lebih. jelaskan secara analitis, alasan-alasan dari setuju atau tidak setujunya kamu atas topik tersebut. akan sangat lebih baik jika kamu juga memakai pisau analisis dari disiplin ilmu yang kalian pelajari pada saat S1. karena bagian ini adalah jantung dari essay kamu, silahkan 10 menit selanjutnya dikelola untuk membedah bagian ini. dan maksimalkan pandangan kamu dan ide terbaik kamu di paragraf ini.
3. pada bagian penutup adalah penegasan serta kesimpulan dari bagian sebelumnya. agar essay teman-teman tidak hanya bernilai teoritis, namun juga disertai dengan nilai praktis, silahkan teman-teman untuk mencoba memberikan masukan, rekomendasi, atau solusi dari topik yang teman-teman dapatkan. tips dari saya : libatkan ke semua pihak dalam menyelesaikan masalah tersebut, karena sejatinya akar masalah tidak datang dari satu aspek. contohnya apa peran yang seharusnya dilakukan keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, masyarakat luas, dan lain sebagainya.
4. jika essay teman-teman sudah "jadi", dan waktu masih tersisa. silahkan langsung memakai teknik membaca cepat untuk meyakinkan bahwa essay teman-teman sudah siap untuk di submit. cek kembali keselarasan kalimat, tata penulisan (ini juga hal yang penting), serta kerapian dari tulisan teman-teman. biasanya karena mengetik secara cepat akan banyak typo atau salah penulisan, ini mungkin perlu diperhatikan. jika waktu masih tersisa juga, manfaatkan waktu tersebut untuk mencoba menambah gagasan yang mungkin masih tersimpan di kepala teman-teman. hindari menggunakan bahasa yang sarkastik, dan tetap posisikan diri kita sebagai pribadi yang ingin mencoba memecahkan masalah sosial untuk membantu mewujudkan Negara yang lebih baik.
daaaannn jeng jeeeng...... waktunya habis. teman-teman dipersilahkan untuk keluar ruangan. Namun di Papan pengumuman sudah akan terlihat skor TPA teman-teman dan sudah di ranking berdasarkan skor tertinggi. untuk essay dan soft kompetensi tidak di tampilkan karena itu dinilai sendiri oleh tim LPDP.
sedikit bocoran, tahun saya tes (2018), kategori afirmasi membutuhkan skor 150 untuk lolos tahap SBK, sedangkan reguler membutuhkan skor 180. Afirmasi diberikan skor yang tidak terlalu tinggi karena berdasarkan prinsip pemerataan. beasiswa afirmasi diberikan untuk memeratakan pendidikan dan tidak hanya terpusat di daerah kota saja, contohnya adalah beasiswa 3T. Sedangkan untuk Afirmasi Alumni Bidikmisi Berprestasi, Miskin Berprestasi, dan kategori afirmasi lainnya ditujukan agar masyarakat kurang mampu juga bisa mengenyam pendidikan tinggi yang sama. oleh karena tes ini baru pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018, setidaknya bisa kita prediksi skor berapa yang akan lolos, namun tetaplah untuk berlatih karena kita tidak tau perbaharuan kebijakan apa yang akan dilakukan tahun depan, bisa jadi adanya penambahan tahapan atau jenis seleksi karena persaingan yang sangat ketat. intinya, pemerintah mengupayakan yang terbaik bagi pelajar untuk meningkatan SDM Indonesia, tugas kita adalah untuk mencoba memaksimalkan kapasitas kita.
Semangat menuju Tahap SBK, Semangat menjadi Awardee LPDP teman-teman !!!
Jika ada yang ditanyakan boleh diajukan di komentar yaa..
Bikin tutorial memindahkan tali toga dong kak..
BalasHapusKenapa bahas-bahas tali toga kak? Saran saya selesaikan dulu skripsinya dan segeralah kompre. Maaf sekedar mengingatkan 🙏
BalasHapus