#SATUKATACINTA

Jika kita sudah mengangkat tangan, Insya Allah Tuhan akan turun tangan

Kamis, 08 Oktober 2015

SAVE RIAU : KESADARAN YANG MENYELAMATKAN RIAU

     saat ini, kabut asap di Riau dan sekitarnya sudah masuk dalam kategori tanggap darurat. daerah kota maupun pinggiran sudah tak terjamah lagi oleh udara bebas. anak-anak sudah tidak bisa lagi untuk bersekolah.balita banyak yang dirawat diurmah sakit karena terkena ISPA. Riau sudah menjadi daerah yang tidak layak dihuni.
    pak presiden, kami tau ini bukanlah kesalahan bapak yang membakar hutan. tapi ini karena kurangnya ketegasan antara anak buah bapak dan para elit. setelah Riau entah daerah mana lagi yang akan diekspolitasi secara habis-habisan. jika Riau mau ia bisa saja memisahkan diri dari Indonesia tercinta ini.  Sumber Daya Alam di Riau adalah komoditas yang mendominasi naiknya pendapatan negara. habis manis sepah dibuang.
   tragedi kabut asap bukanlah kali pertama terjadi,tetapi sudah puluhan kali. apa pemerintah tak bisa ambil pelajaran dari kejadian tahun lalu? atau apa suara anak daerah seperti Indonesia paling barat ini di anak tirikan seakan tak se-strategis di pulau Jawa pak ?
   yang paling mengherankan, hak representatif dari media massa seakan subjektif atas permasalahan ini. atau pemerintah sudah membungkam para investor agar tak mau meliput secara besar-besaran dan tak menjadikan ini sebagai perbincangan hangat di senayan ? apa perjuangan untuk mendapat hak transparansi suara 1998 yang diperjuangkan tersebut tak patut untuk dipertahankan. apa benar semua rakyat Indonesia tidak tau akan trik media massa dalam mengubur sebuah berita dengan membomkan berita lain ? saya rasa semua orang tau akan hal itu. kepentingan politik dan berapa saham yang ditanamkan dalam memuat sebuah artikel atas sanjungan atas presiden terhebat. benarkah? kita tentu meiliki jawaban tersendiri.
    Teruntuk para penguasa dan pengusaha, Manusia terhormat yang harus disalami dan diberi karpet merah ketika mengunjungi golongan rakyat yang terbodohkan ini. setidaknya walau kalian mengambil sumber daya kami, ambillah. kami sudah tidak peduli dengan kisruh senayan dan konflik internal politik kalian. kami tidak acuh lagi dengan pertentangan-pertentangan yang tak kunjung usai hanya untuk mendapat kekuasaan. naikkan saja gajinya, tambah saja fasilitasnya disana. Jika tidak berniat menyelesaikan masalah Riau, hapus saja kebijakan-kebijakan dan Anggaran untuk masalah tersebut dan silahkan pakai untuk menambah otoritas kalian.
    saat krisis kemanusiaan mulai memudar tatkala pendidikan sudah meningkat di Indonesia, saatnya para netizen Indonesia saja yang turun tangan. jika tidak bisa langsung terjun ke lapangan,setidaknya dengan mengangkat tangan, Insya Allah Tuhan akan turun tangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar