#SATUKATACINTA

Jika kita sudah mengangkat tangan, Insya Allah Tuhan akan turun tangan

Minggu, 26 Maret 2017

PENELITIAN INTEGRASI MASYARAKAT MAJEMUK PONDOK

BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar belakang

Berbagai kelompok sosial yang ada di Indonesia, memiliki karakteristik dan perilaku budaya yang berbeda. Ini salah satu yang menyebabkan bangsa Indonesia menjadi masyarakat yang heterogen atau biasa disebut masyarakat majemuk. Kebudayaan hanya terbatas dalam ciptaan manusia. Adapun sesuatu yang dapat menimbulkan segetaran kalbu, tetapi bukan dari ciptaan manusia, maka ia bukan masuk golongan budaya. Gunung yang membiru, lembah yang menghijau, sungai yang berbelit berliku-liku, walaupun bagaimana indah dan nikmatnya,namun semuanya itu bukanlah disebut kebudayaan, karena ia bukan ciptaan manusia, tetapi ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetapi selayang sapuan pensil menhias kanvas, atau segores pahatan di ujung batu, mungkin ia disebut sebagai kesenian atau segumpal kebudayaan,karena ia diciptakan oleh tangan manusia.
Membahas warisan budaya(cultural heritage) peryantaan ini bukan retorika belaka, namun kenyataan objektif telah memperlihatkan bahwa wilayah dengan luas daratan belasan ribu kilo meter di penuhi oleh peninggalan budaya masa lampau. Semua masa yang terbagi terbagi dalam pembabakan sejarah –prasejarah, klasik, islam, kolonial, tionghoa, revolusi ada bukti tinggalannya. HBT (himpunan bersatu teguh) merupakan komunitas warga tioghoa yang ada di Indonesia  yang di bagi atas dua macam bagian yakni, HBT rumah duka dan HBT pernikahan. HBT rumah duka merupakan suatu tempat upacara kematian masyarakat tionghoa,yang tersebar di seluruh Indonesia seperti,Jakarta,tangerang,pekan baru dan tentunya padang.
HBT rumah duka padang sendiri terletak di perkampungan cina,kecamatan padang selatan,kota padang yang terletak di kawasan dataran rendah,pariwisata sebagai bentuk pemamfaatan sumberdaya arkeologi merupakan hal yang cukup menarik dan realistis untuk di tawarkan.sebagai sistem industri,pariwisata dapat dinilai memberikan peluang kepada banyak orang untuk berpartisipasi.selain itu pariwisata concern terhadap pelestarian objak merupakan komponen utamanya.

Menurut Furnivall masyarakat majemuk (plural society) merupakan suatu masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih elemen dan tatanan sosial yang hidup berdampingan, tetapi tidak terintegrasi dalam satu kesatuan politik. Dewasa ini kita hidup di dalam sebuah masyarakat majemuk yang ditinjau dari segi suku, agama, ras, dan etnis. Struktur masyarakat Indonesia yang ditandai oleh heterogenitas etnik dan bersifat unik, secara horisontal ditandai oleh kenyataan adanya kesatuan sosial berdasarkan perbedaan suku bangsa, agama, adat istiadat, dan primordialisme (lebih mengutamakan kelompoknya). Secara vertikal, struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh adanya perbedaan vertikal antara lapisan atas dan lapisan bawah.
Pada zaman Hindia-Belanda masyarakat Indonesia digolongkan menjadi tiga golongan oleh antropolog Belanda Furnivall, yaitu golongan penjajah Belanda yang menempati tingkat pertama, kedua adalah golongan minoritas Cina, sedangkan golongan pribumi menempati tingkat yang ketiga.
Sekitar 175 negara anggota PBB yang bersifat multietnik, hanya ada sekitar 12 negara yang homogen, di antaranya di Eropa yaitu Jerman, di Asia adalah negara Jepang, dan di Afrika adalah Somalia. Jadi, keragaman penduduk itu bukanlah khas Indonesia, meskipun diakui heterogenitas penduduk Indonesia ini cukup besar. Dari Sabang sampai Merauke ada ratusan suku bangsa dengan bahasanya sendiri-sendiri. Panutan agama formal dari sekian ratus suku bangsa tidak sama, ada yang beragama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, dan Buddha.
Daerah Padang Selatan yakni lebih khususnya disekitar Pondok, perkampungan cina daerah ini adalah daerah yang memiliki masyarakat yang beragam dan majemuk. Di daerah ini masyarakat ada yang berasal dari warga pribumi, pendatang dari suku tionghoa, india, maupun warga pendatang dari batak. Mereka juga memiliki agama dan kepercayaan yang beragam. Oleh, karena itu, penulis mengambil topik penelitian “Kebudayaan Masyarakat Majemuk Kampung Batu Pondok Kecamatan Padang Selatan dan Kongsi Heng Beng Pondok Padang”





2.      Rumusan masalah
a.       Bagaimana kebudayaan masyarakat majemuk daerah Kampung Batu Kecamatan Padang Selatan ?
b.      Bagaimana kebudayaan kongsi heng beng Pondok Padang Selatan ?


3.      Tujuan masalah
a.       Mengetahui bagaimana kebudayaan masyarakat majemuk daerah Kampung Batu Kecamatan Padang Selatan ?
b.      Mengetahui bagaimana kebudayaam kongsi heng beng pondok Kampung cina padang selatan














BAB II
PEMBAHASAN
KEBUDAYAAN MASYARAKAT MAJEMUK DAERAH KAMPUNG BATU
PADANG SELATAN

1.     Pengertian kebudayaan
Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat

2.      Pengertian Masyarakat Majemuk
  • Dr. Nasikun mengemukakan masyarakat majemuk adalah suatu masyarakat dalam mana sistem nilai yang dianut oleh berbagai kesatuan sosial yang menjadi bagian-bagiannya adalah sedemikian rupa sehingga para anggota masyarakat kurang memiliki loyalitas terhadap masyarakat sebagai suatu keseluruhan, kurang memiliki homogenitas atau bahkan kurang memiliki dasar-dasar untuk memahami satu sama lain
  • Furnival mengemukakan bahwa masyarakat majemuk merupakan masyarakat yang terdiri atas dua atau lebih komunitas (kelompok) yang secara kultural dan ekonomi terpisah –pisah serta memiliki struktur kelembagaan yang berbeda-beda satu sama lainnya.


Karakteristik masyarakat majemuk


  1. Terjadi segmentasi ke dalam bentuk-bentuk kelompok subkebudayaan yang berbeda satu dengan yang lain
  2. Memiliki struktur sosial yang terbagi-bagi ke dalam lembaga-lembaga yang bersifat nonkomplementer
  3. Kurang mengembangkan konsensus diantara para anggota-anggotanya terhadap nilai-nilai yang bersifat dasar
  4. Secara relatif seringkali mengalami konflik di antara kelompok yang satu dengan kelompok yang lain
  5. Secara relatif, integrasi sosial tumbuh di atas paksaan (coercion) dan saling ketergantungan dalam bidang ekonomi
  6. Adanya dominasi politik oleh suatu kelompok atas kelompok lain


Faktor terbentuknya masyarakat majemuk


  • Latar belakang historis
Adanya perbedaan waktu dan jalur perjalanan ketika nenek moyang bangsa Indonesia berpindah (migrasi) dari Yunan (Cina Selatan) ke pulau-pulau di Nusantara
  • Kondisi geografis
Perbedaan kondisi geografis Indonesia yang terdiri atas pulau-pulau dengan relief beranekaragam dan satu dengan lainnya dihubungkan oleh laut dangkal, melahirkan suku bangsa yang beranekaragam pula, terutama pola kegiatan ekonomi dan perwujudan kebudayaan yang dihasilkan untuk mendukung kegiatan ekonomi tersebut
  • Keterbukaan terhadap kebudayaan luar
Bangsa Indonesia adalah contoh bangsa yang terbuka. Hal ini dapat dilihat dari besarnya pengaruh asing dalam membentuk keanekaragaman masyaarkat di seluruh wilayah Indonesia yaitu antara lain pengaruh kebudayaan India, Cina, Arab dan Eropa.
A.       Organisasi sosial
Lembaga sosial merupakan tata cara yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia dalam sebuah wadah yang disebut dengan Asosiasi. Lembaga dengan Asosiasi memiliki hubungan yang sangat erat. Namun memiliki pengartian yang berbeda. Lembaga yangg tidak mempunyai anggota tetap mempunyai pengikut dalam suatu kelompok yang disebut asosiasi. Asosiasi merupakan perwujudan dari lembaga sosial. Asosiasi memiliki seperangkat aturan, tatatertib, anggota dan tujuan yang jelas. Dengan kata lain Asosiasi memiliki wujud kongkret, sementara Lembaga berwujud abstrak. Istilah lembaga sosial oleh Soerjono Soekanto disebut juga lembaga kemasyarakatan. Istilah lembaga kemasyarakatan merupakan istilah asing social institution. Akan tetapi, ada yang mempergunakan istilah pranata sosial untuk menerjemahkan social institution. Hal ini dikarenakan social institution menunjuk pada adanya unsur-unsur yang mengatur perilaku para anggota masyarakat. Sebagaimana Koentjaraningrat mengemukakan bahwa pranata sosial adalah suatu sistem tata kelakukan dan hubungan yang berpusat pada aktivitas- aktivitas untuk memenuhi kompleks-kompleks kebutuhan khusus dalam kehidupan masyarakat.
  • Fungsi lembaga social bagi kehidupan :
 a. Memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan pokok.
b. Menjaga keutuhan dari masyarakat yang bersangkutan.
c. Memberi pegangan kepada anggota masyarakat untuk mengadakan pengawasan terhadap tingkah laku para anggotanya.
Pada daerah ini, masyarakat kampong batu dan sekitarnya memiliki organisasi yang bernama PRPI (PERSATUAN RASA PERSAUDARAAN ISLAM)  yang pusatnya berada di Masjid di daerah tersebut. Mereka sering mengadakan acara rapat untuk menjalin rasa kebersamaan dan toleransi agar tidak mudah terpecah dan terjadi segmentasi kebudayaan. Kegiatan ini dilakukan rutin per minggu, tidak hanya dihadiri oleh masyarakat pribumi, melainkan juga masyarakat dari suku bangsa tionghoa dan batak ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Daerah ini masyarakatnya semacam mengadakan kegiatan kongsi dan lain sebagainya. Jika adapun yang mengadakan acara pernikahan, warga akan datang secara bersama-sama tanpa adanya rasa disintegrasi diantara mereka. Pola hubungan positif masyarakat beragama ini dapat diamati dalam bentuk kerjasama dan toleransi.
Pola hubungan yang positif ini berdampak pada munculnya cita-cita bersama akan adanya persatuan kelompok. Hubungan yang positif ini diwujudkan dari adanya organisasi PRPI berbentuk kongsi dan akan menampung aspirasi masyarakat sekitar. Kegiatan PRPI ini juga berwujud ketika adanya acara pernikahan, acara tersebut diadakan di gedung yang sudah disediakan agar yang beragama apa saja bisa masuk dan merayakannya juga, namun ini tidak berlaku pada masyarakat pribumi, karena mereka menggelar acara pernikahan di rumah masing-masing sesuai dengan adat Minangkabau.


B.    Sistem kepercayaan

Masyarakat kampong batu dari dahulu sampai sekarang sudah menjunjung tinggi toleransi dan saling menghargai diantara sesamanya. Mereka percaya bahwa saling menghargai akan menumbuhkan ingtegrasi dan kebersamaan. Begitupun hal nya dengan berubadah. Di daerah kampong batu dan sekitarnya ada 6 masjid dan 2 mushola, kemudian ada 1 wihara, dan 2 gereja.


C.    Mata pencaharian
Kelompok masyarakat kampong batu saling bersaing sehat mengeksploitasu  akses sumber daya, baik sumber daya ekonomi, sosial dan politik.Masyarakat kampong batu mayoritas bekerja sebagai pedagang, karena daerah kampong batu, atau tepatnya dekat jembatan siti nurbaya merupakan objek wisata yang ramai dikunjungi turis local maupun asing. Jenis dagangannya bermacam-macam, ada yang berdagang jagung bakar, makanan, dan menjual souvenir . masyarakat pendatang umumnya yang berasal dari tionghoa dan batak  biasanya bekerja kantoran dan menjadi nelayan.







KONGSI HENG BENG KAMPUNG CINA
PONDOK PADANG SELATAN

            Diperkirakan ada 12 ribu masyarakat cina tinggal di Padang. Beratus marga atau suku yang mendiami. Kini, mereka membaur dengan masyarakat lokal, baik dari segi budaya maupun agama. Tetapi,  hanya delapan suku yang punya rumah pertemuan yakni ; suku gho, lie-kwee, tan, ong, tjoa-kwa, lim hwang dank ho. Maka di buatlah komunitas bersatu teguh untuk mempererat hubungan warga tionghoa di padang, apa pun agamanya.di HBT juga ada yang muslim. semuanya bersatu itulah yang membuat yongki salah seorang pelatih barongsai berkarya melatih generasi muda melestarikan salah satu budaya mereka barongsai upaya itu berbuah penghargaan kelas dunia. Seperti di cina, makau, Malaysia, hongkong, singapura dan terakhir Thailand. Bisa di bayangkan betapa krusialnya kehadiran himpunan bersatu teguh bagi warga-warga cina yang ada di sumatera barat dan khususnya padang.
Bangunan HBT ini sendiri berasal dari sebuah bangunan lama,yang dahulunya di pergunakan sebagai tempat berkumpul masyarakat tionghoa dengan KONGSI HENG BENG TONG yang mulai di pergunakan sejak tahun 1876.di karenakan perubahan politik dan peraturan pemerintah pada tahun 1965,kegiatan berkumpul masyarakat tionghoa berganti nama menjadi himpunan bersatu teguh.mengingat pertumbuhan anggota yang meningkat,serta kebutuhan tempat yang lebih baik,maka pada tahun 1996 dalam,dalam masa jabatan TOANKO LIAN TJIN TEK, gedung himpunan bersatu teguh di pindahkan ke tempat yang baru,yang terletak di jalan klenteng No.309 dan gedung lama di tinggalkan,serta di pergunakan lagi pada tahun 2002 atas inisiatif TOAKO TAN HOCK TJIONG, dilakukan perbaikan dan renovasi atas gedung lama.
Kantor himpunan bersatu teguh yang di tinggalkan dan tidak di pergunakan lagi,selajutnya di tetapkan sebagai rumah duka bersatu teguh.pada tanggal 30 september 2009 terjadi gempa bumi berkekutan 7,9 scala richter yang meruntuhkan bagian depan rumah duka,tahun 2010 atas inisiatif TOAKO SHO YONG TJUAN  rumah duka di perluas dan di bangun kembali dengan membeli dua buah lama dan di resmikan pemakaian rumah duka tanggal 27 januari 2011 oleh wali kota padang.

            Di HBT sendiri yang merupakan rumah duka warga tionghoa,bangunan HBT terdiri dari satu buah bangunan besar dua lantai yang di pergunakan untuk upacara kematian.rumah sendiri terbagi atas beberapa ruangan penting seperti berikut ini:
1.Ruangan utama                                                                                                                               
                        yaitu ruangan upacara kematian sebelum mayat di kubur atau di bakar dan juga sebagai ruang tunggu bagi keluarga yang melayat baik keluarga dakat maupun sesama warga tionghoa lainnya yang menyempatkan diri untuk hadir seperti rekan kerja dan lain-lain.di ruangan utama ini sendiri terdiri dari empat tempat upacara kematian dan tempat duduk untuk keluarga.
2.Ruangan sekretariat
            Merupakan tempat penyimpanan barang-barang atau alat yang di pergunakan untuk upacara kematian dan pastinya juga ruangan sekretariat.
3.Ruangan tempat pemandian mayat
            Ruangan yang terletak di bagian belakang ini terkesan sangat elit seperti ruangan ICU di rumah sakit umum,di dalamnya dilengkapi dengan tempat penyimpanan mayat,yang di pergunakan untuk mendinginkan mayat agar tidak busuk.untuk menunggu keluarganya yang datangnya keluarga jauh seperti dari Jakarta,tangerang,pekan baru dan lain-lain.

4.Ruangan peti mayat
            Ruangan peti mayat bisa di katakan terbuka sebab tidak ada pintu dan pembatas dengan jalan utama untuk menuju ruang tamu.ruangan peti mayat sendiri terdiri dari dua sisi tempat letak peti  yang masing-masing sisi terdiri atas dua tingkat. setiap peti yang ada di ruangan tersebut diberi nama – nama bunga seperti anggrek, mawar dan lain sebagainya, untuk membedakan satu sama lainnya.

5.Ruangan khusus
            Ruangan khusus yaitu yang berada di atas,merupakan raungan tempat menginap para pengurus teras dari himpunan bersatu teguh.ruangan ini sulit diekspos dan di publikasikan karena ruang gerak di batasi di dalam memperoleh informasi kesannya lebih pribadi.
            Walau pun rumah duka bersatu teguh merupakan rumah duka bagi warga tionghoa,namun tidak tertutup pula juga di pergunakan bagi warga ras kuning lainnya seperti jepang dan korea.pernah terjadi beberapa kasus,yang diantaranya kisah seorang wanita jepang yang di bunuh di payakumbuh,kemudian atas inisiatif dari keluarga baik yang ada di Indonesia maupun yang berada di jepang,meminda mayat untuk di open di HBT dan abunya di kirim ke jepang.jadi bisa di analogikan,HBT yang pada dasarnya merupakan milik warga tionghoa tapi tidak tertutup kemungkinan warga ras kuning lainnya untuk menumpang melaksanakan upacara kematian.
            Jadi bisa di interpretasikan di mana pun warga ras kuning berada mereka tidak mengesampingkan kebudayaan dan latar belakang mereka yang tidak terlalu jawua berbeda baik itu cina,korea,jepang dan ras kuning pada umamnya,kalau bicara rasa persaudaraan mereka sepertinya mengesampingkan ego Negara mereka dan latar belakang mereka sendiri,sebagai mana kita ketahui jepang pernah menginvansi beberapa Negara ras kuning lainnya seperti cina dan korea





BAB III
PENUTUP

kesimpulan
Kebudayaan hanya terbatas dalam ciptaan manusia. Adapun sesuatu yang dapat menimbulkan segetaran kalbu, tetapi bukan dari ciptaan manusia, maka ia bukan masuk golongan budaya. Gunung yang membiru, lembah yang menghijau, sungai yang berbelit berliku-liku, walaupun bagaimana indah dan nikmatnya,namun semuanya itu bukanlah disebut kebudayaan, karena ia bukan ciptaan manusia, tetapi ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tetapi selayang sapuan pensil menhias kanvas, atau segores pahatan di ujung batu, mungkin ia disebut sebagai kesenian atau segumpal kebudayaan,karena ia diciptakan oleh tangan manusia.

Saran
            Jadi bisa di interpretasikan di mana pun berada mereka tidak harus mengesampingkan kebudayaan dan latar belakang kebudayaan tertentu. Kalau bicara rasa persaudaraan mereka sepertinya mengesampingkan ego Negara mereka dan latar belakang mereka sendiri,sebagai mana kita ketahui jepang pernah menginvansi beberapa Negara ras kuning lainnya seperti cina dan korea

       




DAFTAR PUSTAKA


Farhan, aziz. 2014. “Pengertian masyarakat majemuk”, http://pangeranarti.blogspot.com, diakses 20 April 2015















LAMPIRAN : DOKUMENTASI




Jumat, 09 Desember 2016

just Allah give me the way

hari ini, entah apa yang terjadi. aku mulai pasrah dengan apa yang akan terjadi padaku hari ini. segala bentuk kesedihan,kesakitan, dan semua luka yang telah tertanam dihati, aku tidak tau kapan duri yang dengan tajam dan senang tertusuk akan ada yang menariknya, selain dari orang itu sendiri.
mulai dari hari ini, entah aku akan bisa menjadi apa dimasa depan, cukup hanya aku yang bisa mengembalikan rasa sedih menjadi bahagia. dan tidak tau juga itu kapan, 
atas apa yang sudah engkau berikan segala rezki dan nikmatMu hari ini ya Allah, cukupkanlah kesehatan dan berikan aku orang yang senantiasa melindugi dari pihak yang bahkan dekat tapi tdak bisa melindungiku sama sekali.
ya Allah, kali ini aku sedih tak terkira. rumahku surgaku ini mana? 
ya Allah, beri lagi pembelaan-pembelaan dan keberanian yang ada dihatiku ya Rabb, maha penyayang.
ya Allah, selalulah beri aku alasan untuk mampu berdiri diatas kakiku sendiri hingga dengan mudah aku bisa merangkak bahkan dengan duri yang selalu ditusuk ke punggungku.
ya Allah, sedikit lagi, tolong aku mampu tegar dan tetap bersandiwara bahwa semuanya akan baik-baik saja.
ya Allah, setidaknya jika aku tidak diberi karunia untuk menikmati kemerdekaanku, tolong beri aku celah untuk menikmati rasa sehatku, Rabb-ku.
ampuni aku ya Allah.
Hasbunallah waa ni'mal wakiil . 

Padang, 9 Desember 2016

Kamis, 03 November 2016

JANGAN DIBACA NANTI NANGIS!! PART 1



14 oktober 2016. 15.13
Entah ada pikiran konyol apa yang ada di otakku haha kali ini aku pengen nyobak sedikit menggila. Efek anak rumahan-yang-ternyata-emang-3-hari-nonstop-dirumah lagi sakit dan harus mengiba gatau mo ngapain. Mau baca buku, otakku udah ga waras karna mbah nya semua teori udah kutelen sampe aku hampir tifus jadinya hiks!. Mo baca novel tapi novelnya ga ada yang fresh, mulai dari alur sampe klimaks tetek bengek udah ku kunyah dari kepala sampe kaki, ya mau diapakan buk . ga ada duit. Ada kok. Ceban. Sekarang novel uda ngikutin harga cabe. 50 ribu. Itupun beratnya Cuma setengah kilo. Huft cape berbi.
Dah deh ah. Gabut. Mending sekarang aku langsung tudepoin yak. Aku mo bikin cerpen ala kisah cinta romantis yang ngalahin drama romeo juliet peranakan indonesia rama shinta rasa enak tenaaaaaaan.. tenaaaang. Cerpen tanpa unsur real. Semuanya yang tertulis hanyalah FIKTIF belaka, apabila unsur kesamaan nama,tokoh, tempat, dan waktu ya berarti emang bener itu nyata. Terserah lu deh milih percaya ato gak, YAHAA!! Langsuang kaley...

Hari itu, ketika angin dengan romantis melambaikan senandung rindu sembari ku menghitung satu persatu kendaraan dengan roda satu atau dua. Sesekali tampak delman dengan tuannya mengharap ada yang menaikinya. Aku dengan mataku sibuk bermain dengan bentangan bukit yang berjejer seperti kopassus. Setengah jam lagi,sampai Namun, perjalanan 2-3 jam ini akan usai sebentar lagi.
“Ra, kaca mobil belakang tutup saja. Dingin. Bentar lagi sampai”
Ayah memang sangat suka memerhatikanku sedetail apapun. Ya jika dia bisa. Sebisanya walau hanya beberapa minggu. Terkadang aku bertemu ayah hanya sekali dalam setahun. Kata orang sih,namanya broken home. Tapi, gaklah. Kurasa ga seburuk itu. Selama aku ga menganggap itu sebagai sebuah masalah, aku rasa biasa saja.
Sayup-sayup jendela dan pekarangan rumah nenek sudah terlihat. Dengan jalan yang tidak terlalu bagus. Batu yang masih runcing dan belum terlalu banyak dilalui kendaraa roda empat lain membuat ayah harus berhati-hati kalau-kalau ban nya kempes.
“assalamu’alaikum mak wo” sapaku ketika mataku menangkap punggung renta uwo yang masih kuat untuk beternak itik. Mak uwo adalah sapaan untuk saudara perempuan dari ayah di Minangkabau. Dan aku sangat menyayanginya. Aku sudah tidak sabar untuk dibuatkan masakan ala nasi goreng uwo,hihihi..
Mak uwo menyambutku dengan hangat. Seperti biasa, aku masih diperlakukan seperti anak kecil. Tidak lupa mencium pipi kanan dan kiri. Kadang aku juga geli sendiri,hihihi. Tapi aku akan merajuk jika mak uwo alpa dirumah.
“hari ini mau makan apa ? uwo masak telur goreng saja tadi. Tapi kalo ara mau nasi goreng nanti uwo masakin”
Semangat ibu paruh baya ini masih saja seperti dulu. Aku bahagia sekali. Setahun tak berjumpa tidak ada yang berubah dirumah ini.
“ra masih butuh istirahat bu, taro dulu ranselnya didalam ya dek ku.” Sambung kak ati yang aku lupa dia datang dari mana. Sepertinya tadi dia sudah berdiri dibelakangku.
Aku dengan sigap langsung menyalami. Kak ati senang bisa melihatku lagi. Segera aku rapihkan pakaian dan ransel, lanjut ke dapur untuk membantu kak ati dan mak uwo.
“nenek mana wo”
“nenek lagi ada pengajian seminggu, rabu malam deh balik kayanya ra”
Aku mengangguk dan kemudian mencari sapu untu membersihkan rumah.
“yu, main yuk ah. Bosen. Ajakin aku kek gitu ke Jam gadang. Ajakin temen kamu juga biar seru”
Desakku pada ayu. Ayu adalah saudara sepupuku, sekaligus sahabatku. Kami sangat akrab walau Cuma baru kenal dari kelas 4 sd.
“ iya ih. Aku juga mau tau diajakin” ujar fikri.
Fikri yang sedari tadi main game kemudian ikutan untuk angkat bicara. Sepupuku yang satu ini gapernah mau ngelepasin gadget sekalii aja. Terlalu sibuk tuuh sama pacarnya. Sebel.
Omelan kami berdua pun berakhir ketika ayu mengambil handphone dan mulai menelpon temannya. Seketika aku dan fikri langsung teriak YES!!.
“kamu ngomong ya ?”
“iih ini siapa? Kenal juga enggak” aku menolak. Yaiyalah, emang siapa juga yang mau dikira sksd. Males.
“mau main ga? Kalo aku ngajak mah dia ga bakal mau, yakin deh” ayu ngebujuk sekaligus ngancem. Politik ayu mantep juga nih.
“lah emangnya dia kenal sm ara ? hubungannya apa kalo aku ngajak dia langsung  mau ayuuuu? Emang suara aku kaya costumer service obat panu?”
“dia itu pernah aku kasi liat foto kamu, dia mau kenal katanya. Udaah ah coba aja dulu kali aja berhasil. Kalo gamau gajadi main nih? “ mulai dengan ancaman pamungkas ayu.
Aku menatap dengan penuh anggukan manis.
“tut....tutt....”
“yu.. aku emang mau ngomong aa..”
“haa.. haalooo”
“Udah diangkat yu, aku ngomong apa’ tanya ara dengan nada pelan ke ayu .
Ayu langsung ngelotot ke hp .
“halo, assalamu’alaikum”
“iya, walaikumsalam. Ada apa yu?” percakapan awal sudah ditanggapi dandy.
Nanti aku ceritakan dandy itu siapa. Kali ini kita selesaikan dulu kisah telpon singkat ara dengan dandy.
“ eh dan. Ini bukan ayu. Ini ara. Sepupunya ayu. Yang dipadang loh. Hmm. Gini. Hari ini dandy ada acara gak ?”
“eee..eeeh.. iya . hai ra. Engga sih. Kenapa emangnya?” Suara dandy terdengar kaget
“aku mo ngajak keliling bukittinggi. Ada aku, fikri, ayu, dona juga. Nah kalo bisa kamu juga ajak temen lain biar seru. Soalnya aku Cuma seminggu disini. Hehehe. Mau yaa ?”
“oooh gitu. Oke ntar yang lain biar aku yg ngajak” ujar dandy mantap
“ halo, dan. Woo dasaar giliran juga diajak sama sepupu gue mau aja lu” seketika handphone langsung direbut ayu yang udah gemes dari tadi liat tingkahnya dandy. Setelah selesai mengajak nya layak seorang agen MLM dan dia mau menjadi anggotaku, aku pun langsung kucar kacir ngantri kamar mandi dengan fikri . sementara ayu masih sibuk ngomel-ngomel dengan dandy. Hahaha ada-ada saja

Kali ini kami ke pasar Bukittinggi ala rakyat biasa. Angkot coy,hahaha. Disini beda banget dengan padang. Dipadang malah jarang banget buat aku naik angkot. Soalnya karena letak sekolah yang tak tersentuh dengan kendaraan publik, jadi orang tua harus membelikan aku sepede motor. Ditambah lagi angkot disini disusun bangkunya seperti formasi bangku mobil pribadi. Jadi, akses untuk lebih leluasa untuk duduk jadi kecil. Tapi, setelah kupikir-pikir ini juga termasuk sebagai warisan dunia mungkin, hahaha.
Oiya, sembari dijalan menunggu sampai ke tempat tujuan. Mari kita ceritakan dulu siapa itu dandy. Sebenernya jangan ke aku nanyanya, toh aku juga baru kenal dia noh tadi ditelpon, hahaha. Setelah mendapat informasi dari ayu usai mandi tadi, dandy adalah sahabat karibnya. Dandy anaknya baik, aktif, dan pintar. Kabarnya pun “cakep” tapi gak tau lah. Siapa tau ayu Cuma promosiin temennya ,hehe. Ayu dulu pernah liatin fotoku ke 3 orang temennya,salah satunya itu adalah dandy. Nah, mungkin karna penasaran si dandynya –aku juga sih- makanya dia mau buat diajak main sekarang.
“aaah lama banget sih datengnya, kita-kita udah lama tau nunggunya dari tadi” omel ayu karna dandy dan yogi udah telat sejam. Kesel juga sih tapi ya mau gimana. Kali aja mereka emang ada keperluan lain.
“maaf kali yu. Tadi macet. Kan jauh banget dari rumah gue kesini.” Ujar dandy
Nah tuh kan, bener. Keperluan macet maksudnya.
“iyadeeeh. Eh kenalin sepupu gue nih. Ini ara. Ini fikri”
“dandy ya? Aku ara. Yang nelpon tadi. Salam kenal” ucapku berusaha ramah.
“aku dandy,salam kenal juga” dandy juga tersenyum.
Setelah itu proses perkenalan berlanjut zigzag dari fikri ke dandy, ke yogi, dona, dan seterusnya. Kalo yang ngeliat sih udah kaya mau lebaran aja. Hiks.
Trip awal kami memutuskan untuk nonton bioskop 3D “ala kadarnya”. Aku duduk disebelah dandy. Sumpah aku ga sadar ternyata bokong udah nempel aja di bangku sebelah dia. Mau pindah juga ga enak jadinya. Akhirnya kuputuskan untuk bertahan.
Filmnya ga bagus, ga ada juga suasana ngeri juga. Tapi mungkin karna pengaruh musik kali yaa. Udah deh capek.
“GLEK!!” ga sengaja tanganku nyentuh telapak tangannya dandy. Aku kaget. Diam-diam pura-pura ga liat. Pindahin tangan. Dia ngeliat. Speechless. Arghhhh memalukan!
Habis itu kami foto bareng. Pake kameraku. Aku bawa kamera digital.
(perasan dari tadi lama-lama tulisan gue makin tidak terstruktur dan tidak tertata dengan rapi deh wkwkwkwk. Duuhhhh udah capek nulis niiiih :’( gue nulis paan sih. Aah bodo ahhh lanjut, demi pacarku tersayang hihihi)
20.35 . lanjut aaahh.
Udah lama main, terus kita liat-liat foto. Aku baru sadar setelah foto deket, kita satu tema. Aku dan dia sama-sama pake baju warna item. Jreng-jrengg prook proook muncul bidadari bersayap kiri kanan. Duarrrr!! Emang kenapa kalo sama -_- ah gajelas nih.
Akhirnya kami memutuskan buat berpisah. Eh, bukan karena sudah tak cinta wkwk. Jadi, dandy dan yogi ada keperluan sebentar, kami pun begitu. Rombonganku lanjut untuk jalan-jalan . sekali-kali foto ama badut. Badutnya genit deket-deket, males bayar. Sekali-kali liat atraksi reptil, ularnya takut liat tampang gue. Yaudah ngambek. Balik kanan. Akhirnya diputuskan ke toilet umum.liat atraksi, eh atraksi ?
Seusai semuanya telah selesai dengan seusai-usainya, gue langsung naik angkot jurusan kaluang
Seperti yang udah gue ceritain, angkotnya masih yang kaya gue naikin tadi. Ga perlu gue ceritain lagi kan? Scroll aja lagi keatas. Budayakan membaca sebelum bertanya J.
(tunggu! kok sekarang ganti jadi “gue”. Apa jangan-jangan arwah tere liye udah berganti jadi keradit-raditan?males edit aaah lanjooooot)
Gue duduk disebelah fikri, sebelah fikri ada ayu,sebelah ayu ibu-ibu tukang sayur toge yang jualan di pasar bawah dan sekitarnyalaahh. Itu ga penting. Nexttt lanjut kita fokus ke lakon utamanya lagi.
Tiba-tiba ketika kupandangi sayur-mayur dengan romantis digenggam oleh ibu-ibu yang tadi itu loooh, mataku berniat untuk memalingkan pandangan menoleh kearah depan, dan ternyata oh ternyataaaa * muncul soundtrack afgan- mata sipitmu mengalihkan duniaku * efek rambut dandy terbang-terbang
Yapppppppppp..... dandy se angkot dengankuuuuuu!! Bener juga. Jodoh pasti bertemu. Kali aja di angkot hmmm.
(Astafirullohh jodoh-jodoh palamu. Eh waktu itu gue sukanya belum yang segininya . oke, gantii ilustrasi!)
Yaaaaaaappppp..... dandy se angkot dengankuu. Bener juga. Kali aja sekalinya ketemu bakal bisa sering lagi ketemu, habis dia anaknya asik sih
(naaahhh, ini baru normal. Sipp)
Sekejap dandy mulai duduk dengan kursi yg tak seberapa besar itu,dan dia baru saja sadar ternyata didepan sudah terlihat seonggok aku dengan tampang melongo karna ngerasain semerbak bau –entah kentut siapa yang pasti misterius- tapi tetep nyoba berikan senyuman termanis untuk dandy seakan memberikan syarat dandy-lets-be-friend emmm .
“eh yogi mana dan?” sapa ayu
“aku misah diperempatan tadi bareng dia” jawab dandy dan diangguk ayu seketika itu.
Aku masih pura-pura untuk bersikap biasa saja walau sebenernya senang-yang-agak-seneng-banget. (Nah looh gimana tuh ). Aku berani bertaruh mahal bayar ongkos agar jarak bukittinggi-kamang sepadan ama padang-bukittinggi. Ewwww!!
Sesekali aku pandangi langit. Pake usaha sih, pake urat, lo sodorin aja pala lo keluar jendela angkot.haha gak lah. Langit-langit angkot maksudnya. Sekali pandangin dandy lagi, gitu aja terus sampe cita-citata berhasil meraih cita-citanya. Dan gue ga sadar alhasil gue udah hampir deket nyampe rumah. Dadah dandyy peyuk cium untukmu *eeeeh.
Sampe di padang lagi. Yah cepet banget! Iyahaaa. Itulah. Gue Cuma ketemu dandy sekali, terus gue mesti balik lagi kepadang karna minggu liburan udah kelar. Wihh sekolah lagi. Gabuttt....
Perlu gue cerita gimana gue belajar, tidur ngorok dan gimana tetek bengek gue dipadang? Ga perlulah yaaa. Cussss kita liburan lagi –yang berarti ceritanya dilanjut liburan setahun kemudian- waaaah si dandy udah gimana ya perubahan sekarang?
Hari ini detik-detik pengumuman SNMPTN. Dan itu berarti gue harus milih ekspresi antara jingkrak-jingkrak sambil salto atau nangis-nangis sambil meringis. Dan sialnya gue harus mengekspresikan opsi yang kedua. Hikss.. mimpi apa gue semalam Tuhaaaan.
Ohya, gue lupa cerita. Gue udah di bukittinggi lagi (yeeeay). Dan sialnya hari ini gue harus mewek-mewek ga karuan dengan tampang yang super jelek banget. Gara-gara SNMPTN yang tak seberapa ini, gue sampe lupa kalo hari ini kita ada janjian buat pergi main ke puncak lawang. Bareng siapa lagi kalo bukan dandy, hahahaha. Ga lupa ayu juga dong.
“ udahlah ra, jangan mewek terus dong. Kita semua juga ga jebol kok. Ah kamu lebay banget” gerutuk ayu yang mungkin udah kesel denger rengekan gue terus.
“gue ga reelaa yuu. Gue gatau apa bisa lulus SBMPTN ato ga. Gue ga belajar sama sekali dan gatau apa-apa tekniknya” omel gue yang punya lebar mulut yang o-em-ji.
“lagian si andre kemana sih lama banget, udah jam 2 nih, kita mau berangkat jam berapa coba. Aishh kesel banget deh” tambahan omelan gue yang hampir mirip emak-emak jualan sayur di pasar.
“yah, dasar ini nenek lampir. Mulai deh kebiasaannya ngomel” ayu kesel banget kayanya harus ngadepin cewek super cerewet kaya gue, dan lo mesti bersyukur kalo gue ngaku sendiri hahaha.
Terkadang langit terlalu kejam. Taunya gue lagi sedih tapi dengan cerahnya awan bergandengan seakan-akan juga ngeselin. Ah dasar.
Cuaca puncak lawang hari itu bagus banget. Ga ada kabut. Ga ada hujan juga. Ga kaya hati gue, penuh kabut dan kelabu. Eaaaak.
“udah doooong ra, jangan nangis lagi. “ dandy berujar simpati.
Gue seakan mulai ngelupain wajah cakep dandy. Gue tetep prioritas kepada kegalauan hati gue karna SBMPTN.
“dan, tolong dong bantuin hibur tuh anak. Kasian. Dari tadi manyun terus” pinta ayu
“yaa gue mau gimana dong. Gue juga kasian, tapi ga mungkin kan gue deketin terus,ntar kira modus lagi. Kan gue udh punya pacar yu” ujar dandy dengan tampang penuh karisma.
Sementara di belahan dunia lain gue udah sibuk dengan kegalauan gue yang udah ngalahin kasus perceraian ahmad dani dan maia estianty. Lebih hot, pedas, dan tentunya menjijikkan. Gue udah gabisa lagi bedain mana ingusan mana air mata. Semuanya nyampur, udah kaya  es teler, tinggal dikasi batu es, diblender, dan adonan siap disajikan.
Gue gamau cerita banyak tentang apa  obrolan kami hari ini. Yang pastinya banyaklah. Seru. Garing menurut gue, dan tentunya gue ga ngelupain kebaikan dandy (yaa setelah beri’tikaf sejenak gue berpikir part kegantengan dandy perlu untuk dilibatkan) yang tak terhinga sepanjang masa.
Jalan-jalan hari ini gimana ya ? gue juga gaboleh egois dengan memprediksi hari ini akan menjadi hari yang buruk. Yang gue tau pasti sih , eh ga pasti juga deng. Namanya juga udah lama banget gitu ya cin. Taunya gue sekarang udah semester 5 aja, yaudah seinget gue sih waktu itu kita menyulap momen muhasabahnya ala tangis-menangisi keadaan dengan nagmbil jepretan momen gila hari itu. Iya gila! Ga ada satupun dari kita yang jebol SNMPTN, sial banget kan ? hahaha yuuuk nangis bareng.
Gue baru sadar ternyata tampang gue pas banget kaya baju yang ga pernah disetrika 5 tahun. Muka kusut kusam tersesat dan tak tau arah jalan pulang. Asik!
“pulang yuk, nanti dicariin papa” ajak ku males .
Sepertinya gue dijadiin ratu sejagad hari ini. Hahaha. Tapi percayalah, jauh dari lubuk hati mereka paling dalam, gue bakal jadi orang yang paling menyebalkan sedunia ditambah dengan omelan nenek lampir.
Ehh, yang ini ga boleh ditinggalin nih. Oke kita lupakan kesialan mengenai SNMPTN tadi, yok fokus lagi ke lakon utama.
Dengan disuguhi pemandangan yang aduhai dan menggoda, atmosfer yang sejuk dan mencekram menambah nuansa dalam setiap perjalanan yang kami tempuh untuk kembali kerumah. Ohiya, lupa. Gue dibonceng dandy looh. Disepanjang perjalanan yang berlika liku, tapi sayang ga serumit hidup gue (haha glekk). Ngobrolnya sesekali. Becanda juga sesekali, jatuh cintana berkali-kali tapi. Wkkwk.
Tapi gue berani taruhan, ini bukan karena terbawa suasana, tapi gue ngerasa seperti ada seonggok hati yang menginginkan hati dandy untuk keluar dari habitatnya. Kemudian dengan romantisnya mereka berdua berkata “JANGAN PISAHKAN KAMI, TIDAAAK” . simpelnya sih maksud gue , nyampe rumahnya agak dilamain aja. Hiks!
Puncak lawang itu dingin. Sedingin hatimu padaku. Eh ga deng, gue agak  pede kalo dandy mungkin suka jauh dilubuk hatinya yang paling dalam. Tapi sekali lagi pede itu ambruk ditimpa reruntuhan gempa 30 September 2009 karena dia sudah menjadi milik orang lain.
Dan mohon maaf sekali ceritanya kisah cinta puncak lawang berakhir disini, jreeeng..




Selasa, 30 Agustus 2016

OPINI : Perbaikan Konsepsi Jati diri Mahasiswa



Sangat bias sekali polemik dunia pendidikan yang terjadi pada saat sekarang , khususnya di dunia istimewa Mahasiswa. Mahasiswa sudah pasti memiliki mimpi indah jika usai menyelesaikan studinya.  Bayangkan saja jika analoginya dalam tahun ini angka yang Pengangguran di Indonesia tahun  2016 menurut BPS memasuki angka  7,56 juta. Angka yang memang sudah mulai berkurang jika kita berbicara pengangguran satu decade silam.  Memang itu bukan angka yang besar dalam ranah Negara dunia ketiga. Namun jika kita fokus di segi mikroskopik, hal ini tentu akan memberikan efek berganda dengan angka kriminalitas, dan akhirnya Visi Indonesia menjadi Negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur akan gagal.
            Ketika sarjana saja masih banyak yang menjadi pengangguran, lambat laun pandangan masyarakat awam terhadap dunia perkuliahan semakin lama akan semakin berubah. kepercayaan masyarakat akan mahasiswa sebagai agen perubahan mungkin akan memudar. dan bahkan mungkin saja suatu saat banyak generasi muda yang menganggap fungsi perguruan tinggi hanya sebagai ladang lifestyle atau mencari pergaulan.
            Lalu pertanyaannya, mengapa hal yang demikian bisa terjadi ? jika saja tiap pertukaran kebijakan memiliki fungsi untuk memperbaiki sistem dalam pendidikan, dan jika itu sama saja dengan kita yang tidak bergerak dari satu titik konstan, maka banyak sekali implikasi yang terjadi. dalam mengusung suatu kebijakan baru, akan habi anggaran beberapa persen, alokasi dana yang dialirkan dari tingkat pusat dan menjalar ke daerah terkadang juga merupakan sebuah masalah. tidak dapat dipungkiri andai saja untuk uang jalan yang dipungut per- tempat persinggahan sekitar 5% (dengan pertimbangan tertentu). jika aliran dana harus ada mediasi sebanyak 3 kali baru sampai ke pemerintah daerah, sedikitnya ada 15% dana yang bocor dijalan dan dengan alasan tertentu. dan alasan ini disatu sisi logis, terkadang ada beberapa persen juga yang luput oleh  pembenaran.
            Kembali ke pertanyaan awal, jika saja memang dalam memperbaharui kebijakan butuh dana yang besar, apakah perubahan itu membawa dampak terhadap perkembangan pendidikan khususnya dalam kancah perguruan tinggi ?
saya rasa tidak. didalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi yang memiliki standar pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat sepertinya hanya dijadikan draf saja yang mesti dihafal oleh mahasiswa.
dalam sub pendidikan,  perkuliahan dikelas  yang di laksanakan pada umumnya selama 7 semester terkadang tidak dimanfaatkan dengan baik. masih banyak sekali mahasiswa yang tidak sadar akan perannya yang akan siap menjadi seorang akademisi. contoh kecilnya adalah banyak tugas mandiri yang sengaja diminta oleh dosen dengan alasan agar mahasiswa membaca materi sebelum memulai perkuliahan dijadikan ajang copy-paste party. Ini sudah menjadi sebuah tradisi sejak dunia internet ditemukan. Mungkin hanya segelintir  mahasiswa yang masih jeli dan tanggap dalam mencari referensi di buku dan jurnal ilmiah. Pantas saja banyak mahasiswa yang standar intelektualnya tergolong rendah, berbanding terbalik dengan kecanggihan teknologi yang sudah dihadirkan sekarang.
Argumen ini diperkuat oleh Hasil penelitian dari Univeristy of Waterloo juga mengungkapkan bahwa keberadaan Internet malah membuat manusia meragukan pengetahuan yang dimiliki serta ingatannya sendiri, yang kemudian memberikan dorongan kepada seseorang untuk melakukan pengecekan kembali melalui Internet. Alhasil, otak menjadi malas 'bekerja' untuk mengingat sesuatu. Ketika mahasiswa banyak yang tidak berhasil untuk menguasai bidang yang mereka geluti, ini akan berbanding lurus dengan bagaimana cara mereka untuk bertindak melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. karena tidak hanya kemampuan akademis yang perlu diasah, kemampuan bagaimana bisa berbaur dan beradaptasi dengan baik mestinya juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. hal ini jelas sudah banyak memberikan pembuktian, bahkan di lingkungan sekitar kita. 
            Selayaknya sebagai seorang mahasiswa yang siap untuk menjadi agen perubahan sosial plus agen pengubah mental masyarakat, kita tentu sudah tidak hanya berpikir bagaimana caranya untuk bisa diterima bekerja, namun seyogyanya kita menyadari bahwa harusnya kita lah yang akan menyediakan lapangan  pekerjaan bagi masyarakat luas, yang akan berguna bagi jaringan sosial pribadi dan kepada bangsa Indonesia pada umumnya. tentulah akan konyol jika kita punya mimpi yang besar namun tidak mau memperbaiki konsepsi kehidupan perkuliahan yang selama ini dinilai salah. 


Jumat, 26 Agustus 2016

udah lama engga

jadi blogger abal-abalan kaya gue emang agak jayus,wkwkwk. kadang update, kadang engga. kalo lagi sempet online (tanpa ngabisin kuota) ya sejenis inilah, numpang di reading room jurusan, why not ckckck..
ehmmm sebenernya topik kali ini gatau mau bahas apa, mau curhat takut dibilang baper. mau bikin essay tapi ga punya topik menarik. yaudahlah... ga usah bahas apa-apa aja *eh. 
kesibukan gue belakangan ini ?
sekarang udah semester 5 sih. ya udah mau masuk transisi akil baliqh "TINGKAT AKHIR laah. mesti belajar maksimal, nyari topik skripsi maksimal. terus sedihnya harus minimal. tapi alhamdulillah ketika dipercaya jadi Pengurus reading room nya dari angkatan 2014, gue seneng banget. dari awal masuk sosiologi, gue pengen banget jadi anak kupus-kupus (kuliah perpus kuliah perpus). hahaha
sekarang lagi sedih aja sih, ada tuh dikampus namanya program credit earning ke Padjajaran, tapi gue ga diijinin mamah karena alesan kesehatan. sedih sih, banget malahan. tapi untungnya ada perwakilan dari temen gue yang bakal berangkat, siapa tau nanti bisa sharing ilmu kuliah disana, amiin.
sumpah ini blog yang paling gaje selama gue surving di dunia ini hahaha. so having fun aja. kalo uda dapet inspirasi ntar update lagi. lagian gue masih beginner juga, kalo kata dosen sih, semakin sering menulis itu semakin mempermudah untuk skripsin juga, aamiiiin...
barakallah, assalamu'alaikum :)

Sabtu, 11 Juni 2016

stand by me :)

assalamu'alaikum wr. wb.
ini adalah hari kedua yang sudah kuhitung sendiri betapa bahagianya mendapat IP sempurna di semester ini. 4,00. rasanya ini adalah semester yang sangat sibuk. banyaknya kegiatan ekstra kampus membuat kehadiran pada jam perkuliahan menjadi terganggu. malah aku akan maklum jika nilaiku menurun, namun Alhamdulillah Allah memberikan kesempatan emas padaku untuk mencicipi bagaimana rasanya mendapat IP cemerlang seperti itu.
indah bangga ? jawabannya tentu iya. siapa juga yang tidak senang mendapat nilai sesempurna itu. namun, sekelebat setelah kesenangan itu muncul kekhawatiran. bagaimana jika rahmat ini mendatangkan laknat ? bagaimana nantinya jika aku menjadi orang yang mudah cepat puas dan IP 4,00 hanya sementara singgah di KHS ku ?
banyak sekali yang kukhawatirkan. aku takut banyak yang akan mendekat dan bersilat lidah memuja lalu menusukku. dan aku juga takut jika banyak yang menjauh. takut teman dekatku menjauh karena aku akan berubah menjadi orang yang sombong. dan aku juga takut, akan ada yang mengkhawatirkanku atas segala usahaku ini jika saja benar akan membawa dampak buruk ke depannya, orang tuaku.
dan tentu saja, kamu. setelah keinginan untuk mengabulkan keinginan orangtuaku, aku tentu ingin membuatmu bangga bisa mengenalku. aku kira kamu akan lebih bisa mendongakan wajahmu ketika mereka menyebut namaku.
tapi, pada malam itu lewat dimensi audio saja. aku tak bisa berkata apa-apa ketika engkau setengah terisak dan mulai mengkhawatirkan rasamu padaku. bukan main , aku kaget melihat kau seperti itu. aku kira kau akan sama seperti yang lain . aku kira, kau akan ikut tertatih mengejarku atas nama segala kelebihanku dan ketika mereka tidak tau sama sekali kekuranganku. ternyata tidak seperti itu. semakin aku menjadi hebat dimatamu, semakin kau merasa aku akan hilang dengan cepat sewaktu-waktu.
"kau bukan wanita sembarangan. aku takut jika aku akan ditikung oleh orang yang ingin mendapat kelebihanmu. aku terlihat gila jika kau semakin hebat dimataku. sungguh perasaan cinta yang ada sejak kita duduk dibangku kelas 2 SMA masih permanen ada dihatiku dan kau izinkan tumbuh. mengapa jarak selalu membuatku menjadi cemburu dan serakah untuk menatap matamu"
tidak, sayang. tidak hanya kau yang punya hati macam itu. aku sungguh sangat ingin engkau pulang. tapi, demi orangtuamu dan demi masa depanmu, tak akan kubiarkan satupun kecuali Allah yang punya kuasa untuk menghalangimu. bahkan jika keegoisanku memintamu pulang, tidak akan mungkin aku biarkan diriku menghalangi jalan hidupmu.
pergilah, aku disini akan fokus dengan melati yang ku genggam . ku jadikan melati seperti edelweis yang kian larut dalam penantian kita. masa depanku masa depanmu akan kita jadikan satu. biarlah, bintangku. biarlah hari ini kita tak ada makan siang, pergi ke pantai dan pertemuan layaknya mereka yang sedang merasakan rasa seperti ini kebanyakan, mimpikan aku untuk bisa menjadi nadi disetiap aliran darahmu.
semoga kita bisa berhasil dengan cita-cita kita. semoga  mendapat tempat di lauhul mahfuz antara namamu dan namaku di genggamanNya. 
karena inilah cara kita untuk mempermudah puncak kesuksesan yang kita mau. :)

Selasa, 07 Juni 2016

lembar baru

sudah lama rasanya tidak menulis lagi. rasanya jika ini nyata, sudah penuh dengan debu karena telah lama tidak disapu. baru saja mulai lagi, awalnya pun kumulai sendu.

pembenaran dari sebuah kemungkinan-kemungkinan yang masih tidak kuketahui titik terangnya. apakah benar jalan yang kulangkahi . tidak mudah menjalankan kesendirian dan menafikan hati untuk sesuatu yang dipaksakan selama 2 tahun lebih. 2 tahun itu kucoba untuk menyimpul hati dengan penghuni baru. dan disaat kamu menyapa manis "kembali". entah mulai darimana perasaan yang sudah kusimpan rapi selama berahun-tahun mulai kau tanam dan rajin kau siram setiap hari. ini salahku yang selalu ingin mengusik hari indahmu dengannya dari radius 1872 km. tidak ada yang berbeda dari rasaku. hanya seuntai melodi tak berujung. pun tak kusiram jika kau tak izinkan. sederhana bukan?

saat kita diizinkan dari radius 1872 km itu untuk semakin didekatkan, aku tak pernah bermimpi bisa mengetahui perasaanmu.  dari dulu hingga detik ini aku tau kau sudah punya orang lain. mimpi macam apa ini,pikirku.  sampai saat kita kupikir kita sudah sedekat nadi.
bagi mereka mugkin pertemuan adalah hal yang mudah dan biasa. tapi , tidak dengan cintaku. bertemu satu hari saja aku mesti menunggu bertahun-tahun. belum lagi ditambah goresan per detik di tiap relung hatiku melihatmu tak ada jarak sama sekali dengannya, kini.
mungkin kecemburuanku sudah mencurigai akal sehatku. kemungkinan-kemungkinan terburuk pun sudah berusaha membuatku beradaptasi.

sangat berdosa bagiku untuk mencuri peluang orang lain mendapatkanmu. namun, orang lain tak akan mengerti dengan hal itu . dan bahkan orang tak akan percaya akan ceritamu yang penuh sandiwara menyimpul hati dengannya hanya karena rasa simpatimu. bahkan logikaku pun tak pernah percaya. tapi jika ku petakan rantai hubungan diantara kita, aku bisa mengerti klimaksnya.

rasa sendu yang dicipta lewat larik tulisan ini jika diteruskan masih takkan pernah berujung. tak pun tertarik bagiku untuk menyunting bagian yang tak ber- estetika sama sekali. takkan kuurut sistematis pun untukmu. artikanlah makna ini.
setengah menyumpah terkadang kukutuk rasa ini yang hadir padamu. tak ayal terkadang kularut dalam tangisku. dasar bodoh. bahkan aku tidak akan tau apa yang akan kalian lewati bersama saat setiap maghrib dibulan Ramadhan ini. tetapi aku masih tetap menunggu. sampai bibir pun mungkin menjadi biru. saat hati memipih bak di sembelih. saat bunga menjadi layu disayat sembilu.
dan dasar bodoh. aku hanya akan menunggu. menunggu kau banggakan aku dengan kebodohanku. menunggu agar aku punya hak setiap detil tindakanmu bisa ku dongakkan wajahku.

dan dengan kata lain, kusebut saja kebodohan ini sebagai RINDU..